Kebumen, Kilaskebumen.com – Angin kencang yang melanda Kabupaten Kebumen dalam dua hari terakhir menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga di beberapa kecamatan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu hingga Minggu, 10–11 Januari 2026. Kepolisian bersama instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan, seluruh kejadian pohon tumbang tersebut dipicu cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang. “Tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian, namun beberapa rumah warga mengalami kerusakan,” kata Kompol Faris, Minggu, 11 Januari 2026.

Terbaru, di Desa Ampelsari Kecamatan Petanahan, angin kencang menyebabkan pohon albasiah tumbang dan menimpa atap dapur rumah milik seorang warga. Saat kejadian, korban dan dua saksi berada di teras rumah. Pohon tumbang setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut terjadi pada Minggu pagi, 11 Januari 2026, sekitar pukul 10.15 WIB.

Petugas Polsek Petanahan bersama Koramil, BPBD, Damkar, pemerintah desa, dan warga setempat melakukan evakuasi dengan memotong pohon menggunakan mesin senso serta kerja bakti membersihkan area rumah yang terdampak.

Sehari sebelumnya, Sabtu sore, 10 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, angin kencang juga mengakibatkan pohon melinjo tumbang di Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan. Pohon tersebut menimpa atap teras rumah warga dan menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan.

Polsek Petanahan bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, dan pemerintah desa bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang serta membantu pembersihan rumah korban.

Masih di hari yang sama, Sabtu, sekitar pukul 14.30 WIB, dua pohon sengon tumbang di Desa Kuwarasan, Kecamatan Kuwarasan. Pohon tersebut menimpa rumah warga dan mengakibatkan kerusakan cukup berat pada beberapa bagian bangunan, termasuk ruang tamu, kamar tidur, dan dapur.

Personel Polsek Kuwarasan bersama BPBD, TNI, perangkat desa, dan tim terkait membantu evakuasi serta penanganan awal terhadap rumah warga yang terdampak.

Selanjutnya sekitar pukul 14.15 WIB, angin kencang juga menyebabkan pohon petai tumbang di Dukuh Kebonagung, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele. Pohon dengan ukuran cukup besar tersebut menimpa atap rumah warga hingga menyebabkan atap jebol.

Kapolsek Rowokele bersama anggota Polsek, Koramil, perangkat desa, dan unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi pohon bersama masyarakat setempat.

Kompol Faris Budiman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi pohon besar di sekitar rumah dan segera melapor apabila berpotensi membahayakan,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan cepat kejadian-kejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *