Kebumen, Kilaskebumen.com – Kebakaran melanda dapur rumah milik Ahmad Sumedi, 65 tahun, warga Desa Gumawang RT 02 RW 02, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, Jumat malam, 19 Juni 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta Rupiah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu korban bersama istrinya berada di dalam kamar ketika mendengar suara letupan dari arah dapur.

“Korban kemudian teringat sedang memasak air menggunakan tungku kayu atau pawon. Saat menuju dapur, api sudah membesar dan membakar bagian dapur rumah,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurut Kapolres, korban sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar sehingga warga sekitar berdatangan untuk memberikan bantuan. Upaya pemadaman secara mandiri belum berhasil karena di sekitar tungku terdapat tumpukan kayu bakar kering yang mudah terbakar.

Polsek Kuwarasan yang menerima laporan dari masyarakat segera mendatangi lokasi kejadian. Personel kepolisian bersama anggota Koramil Kuwarasan, pemerintah desa, warga, serta petugas Pemadam Kebakaran Gombong melakukan pemadaman secara bersama-sama.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran beserta 10 personel Damkar Gombong diterjunkan ke lokasi. Setelah beberapa saat, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar rumah korban.

Kapolres menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kebakaran diduga berasal dari api tungku kayu yang ditinggalkan saat masih digunakan untuk memasak air. Api kemudian menjalar ke kayu bakar yang berada di sekitar tungku hingga membakar dapur rumah.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, penyebab kebakaran diduga karena tungku kayu yang masih menyala ditinggal pemilik rumah. Api kemudian menjalar ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas melakukan pendataan terhadap korban dan para saksi, membantu proses pemadaman, serta melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku kayu maupun peralatan memasak lainnya, serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *