JAKARTA, Kilaskebumen.com — Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kebumen berkurang 25.410 jiwa sepanjang 2024–2025. Tingkat kemiskinan turun dari 15,71 persen menjadi 13,58 persen, atau berkurang 2,13 poin persentase dalam setahun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kebumen turun dari 187.950 jiwa pada 2024 menjadi 162.540 jiwa pada 2025.

Penurunan tersebut menjadi dasar penghargaan Mandaya Awards 2026 kategori Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan yang diterima Pemkab Kebumen dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Penghargaan ini menjadi yang kedua bagi Kebumen dalam ajang Mandaya Awards. Pada 2025, Kebumen meraih peringkat ketiga kategori Kabupaten. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani pada 16 Oktober 2025.

Pemkab Kebumen menjalankan penanggulangan kemiskinan melalui perlindungan sosial, perluasan kesempatan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut diarahkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan peluang memperoleh penghasilan.

Meski mengalami penurunan, sebanyak 162.540 warga Kebumen masih tercatat berada di bawah garis kemiskinan pada 2025. Tantangan berikutnya adalah memastikan penurunan tersebut berlanjut melalui akses pekerjaan, peningkatan pendapatan, dan bantuan yang tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *