AYAH, Kilaskebumen.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kecamatan Ayah diselenggarakan secara langsung di objek wisata Pantai Pecaron Desa Srati, Rabu (17/6/2026). Selain berfungsi sebagai forum evaluasi, kegiatan tatap muka dan sharing ini dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi pembangunan di tingkat desa.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lilis Nuryani, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya DPUPR, Distapang, Dispermades, Dinsos P3A, Camat Ayah, hingga pengurus Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Ayah.
Sebelum membuka agenda rapat utama, Bupati Lilis Nuryani menyempatkan diri meninjau langsung penataan di objek wisata Pantai Pecaron. Saat ini, kawasan pesisir tersebut dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui penyediaan fasilitas penginapan di tepi pantai. Bupati mengapresiasi potensi wisata yang sedang berkembang ini, namun memberikan catatan terkait aspek kebersihan lingkungan.
“Alhamdulillah, pemandangan di Pantai Pecaron ini sangat bagus dan potensinya besar. Sebagai objek wisata yang baru berkembang, promosi harus terus digencarkan. Namun, yang paling utama adalah menjaga kebersihan. Jika kawasannya bersih, indah, dan nyaman, kenyamanan pengunjung akan meningkat sehingga otomatis mendatangkan lebih banyak wisatawan,” ujar Bupati Lilis.
Dalam arahannya saat memimpin rakor, Bupati Lilis menggarisbawahi tiga program fokus utama pemerintah daerah saat ini, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi desa, dan peningkatan mutu pelayanan publik.
Terkait intervensi kemiskinan, Bupati meminta seluruh kepala desa secara berkala memperbarui data kemiskinan agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Di sektor ekonomi, pemerintah desa diimbau jeli mengelola Dana Desa (DD) untuk kegiatan-kegiatan yang produktif dan mampu menghasilkan pendapatan, menyusul adanya kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat yang juga berdampak pada penurunan APBD kabupaten.
“Mengenai pelayanan publik, ekspektasi masyarakat saat ini adalah pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Cukup banyak warga yang mengirimkan aduan langsung ke WhatsApp saya. Oleh karena itu, saya meminta jajaran pemerintah desa untuk lebih responsif dan meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat bawah,” tegasnya.

Kecamatan Ayah dinilai memiliki potensi geografis yang lengkap, mulai dari sektor kelautan, pertanian, kehutanan, UMKM, hingga pariwisata pantai dan gua. Menanggapi keluhan para kepala desa mengenai akses jalan utama menuju objek wisata strategis seperti Gua Jatijajar yang mengalami kerusakan dan rawan kecelakaan, Kepala Dinas PUPR Joni Hernawan memberikan penjelasan teknis mengenai komitmen anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Kebumen terus meningkatkan alokasi anggaran penanganan jalan secara bertahap. Jika pada tahun-tahun sebelumnya anggaran sempat berada di angka Rp51 miliar, pada tahun anggaran 2025 melonjak menjadi Rp138 miliar atas instruksi prioritas Bupati. Progres positif berlanjut pada tahun anggaran 2026 ini dengan alokasi 170-an miliar untuk pemerataan infrastruktur.
Joni mengonfirmasi sejumlah titik jalan di Kecamatan Ayah masuk dalam perencanaan rincian RKPD untuk penanganan berkala di semester 2 tahun ini.
Pemkab Kebumen juga membuka ruang koordinasi bagi desa yang ingin mengusulkan peningkatan jalan poros desa melalui mekanisme verifikasi bantuan keuangan (BKK). Selain infrastruktur jalan, rakor turut membahas progres perizinan pemanfaatan kawasan hutan untuk KDKMP yang saat ini masih dalam proses koordinasi dengan pihak Perhutani dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *