KEBUMEN, kilaskebumen.com – Seorang ASN di lingkungan Pemkab Kebumen bernama Juniadi Prasetyo melapor ke Polisi usai video tentang dirinya saat sedang berada di tempat hiburan malam viral di media sosial.
Dengan ditemani sang Istri serta kerabat dekat, Juni alias Juniadi membuat laporan ke Polres Kebumen, Rabu (7/8/2024) sore. Laporan tersebut dibuat atas dugaan pencemaran nama baik dengan nomor register : 172/VIII/2024/SPKT.
Dihadapan petugas, Juni pun menyodorkan bukti berupa tangkapan layar unggahan video dari akun bernama Bambang Edi Ngatmin. Dia mengaku tak terima aktivitas pribadinya di luar jam dinas kini menjadi konsumsi publik.
“Banyak teman japri. Saya cukup risih adanya unggahan video tersebut karena menyangkut nama baik,” jelas Juni.
Juni mengatakan, atas unggahan video tersebut dirinya merasa sangat dirugikan. Terlebih, video itu sekarang telah beredar cukup masif di berbagai grup medsos, bahkan sudah ditonton ribuan kali di akun media Facebook.
Dia mengaku terpaksa menempuh jalur hukum lantaran persoalan menyangkut privasi telah diganggu orang lain dan video tersebut dianggap tidak menyenangkan.
“Video cuma satu gambar, tapi sudah diposting beberapa grup,” urai Juni.
Dia menduga, konten video tersebut sengaja disebarluaskan untuk tujuan tertentu, yakni membunuh karakter. Terutama menyangkut soal kredibilitas dirinya.
Dia pun merasa janggal karena video muncul baru-baru ini. Sementara peristiwa di tempat karaoke tersebut terjadi sekitar 3-4 tahun silam.
“Di sana disebutkan sebagai Kabid Gakda. Seingat saya video sudah lama. Otomatis saya merasa dirugikan,” ungkapnya.
Untuk itu Juni meminta kasus ini dapat segera diusut tuntas oleh Polres Kebumen. Dia juga berharap, kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak dalam bermedsos.
“Ini indikasinya akun tidak bertuan. Akun bodong. Sangat menyudutkan,” lanjut Juni.
Sebelumnya, warga Kebumen dibuat heboh dengan beredarnya secuplik video di media sosial yang menampilkan aktivitas di tempat hiburan malam.
Dalam video itu memperlihatkan seorang diduga ASN tengah asyik bersama wanita pemandu lagu. Video berdurasi 20 detik tersebut tampak direkam diam-diam dari arah belakang.**
