Kebumen, Kilaskebumen.com – Warga Dusun Lubangcondong, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen diliputi kekhawatiran setelah munculnya fenomena tanah bergerak yang berdampak pada sejumlah rumah warga.
Salah satu warga terdampak, Nurul Khotimah (50), mengaku kini memilih tidur di ruang tengah rumahnya sejak munculnya retakan akibat pergerakan tanah di sekitar tempat tinggalnya.
Nurul bersama suami dan tiga anaknya masih bertahan di rumah tersebut meski hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu terakhir memicu pergerakan tanah di wilayah itu. Akibat kejadian tersebut, bagian teras rumahnya mengalami retak.
“Kalau tidur terus terang semenjak ada kejadian ini tidak pernah tidur di kamar untuk antisipasi,” kata Nurul saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, retakan hanya terjadi di bagian teras rumah, sementara bagian dalam rumah masih relatif aman. Meski demikian, dirinya tetap merasa khawatir terutama ketika hujan deras turun.
Menurut Nurul, pergerakan tanah tersebut terjadi secara tiba-tiba. Ia baru menyadari adanya retakan pada pagi hari setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayahnya.
“Kejadiannya tidak tahu. Tahu-tahu pagi sudah ada retakan-retakan seperti itu,” ujarnya.
Berdasarkan data dari pemerintah desa, sedikitnya terdapat 10 rumah warga yang terdampak tanah gerak di wilayah Dusun Lubangcondong. Selain retakan pada rumah, beberapa teras dan pekarangan warga juga mengalami ambles.
Tidak hanya itu, jalan desa yang belum lama diaspal turut mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah. Beberapa pohon di area kebun warga juga dilaporkan roboh.
Nurul menuturkan bahwa fenomena tanah gerak sebenarnya pernah terjadi di wilayah tersebut, namun sudah cukup lama tidak muncul kembali. Pergerakan tanah kembali terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.
Saat ini, menurutnya, pergerakan tanah tidak terjadi lagi karena beberapa hari terakhir tidak turun hujan deras. Meski begitu, warga tetap waspada dan terus memantau kondisi di sekitar rumah mereka.
“Kalau bisa ditempati insyaallah masih bisa tinggal di sini. Ya harapan kami jangan pindahlah seperti itu,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi di lokasi terdampak tanah gerak tersebut.
“Insyaallah Rabu akan kita rapatkan dengan beberapa OPD untuk rencana penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.
