Kutowinangun, Kilaskebumen.com – Pemerintah Desa Kutowinangun resmi membuka stand Pojok UMKM sebagai wadah promosi dan penjualan produk lokal warga, bertepatan dengan penyelenggaraan event pasar malam di desa setempat.

Pojok UMKM itu secara resmi dibuka oleh Camat Kutowinangun, Bawono Andi Widodo, Senin (22/6/2026) malam. Rencananya Pojok UMKM yang juga ikuy meramaikan Pasar Malam di desa tersebut akan berlangsung hingga 12 Juli mendatang.

Kepala Desa Kutowinangun, Fahmi Huda mengatakan, pembukaan pojok UMKM ini menjadi langkah nyata untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat di tengah ramainya aktivitas pasar malam.

“Mulai malam ini kita membuka tempat untuk Pojok UMKM untuk warga Desa Kutowinangun dan sekitarnya. Ini berbarengan dengan event pasar malam yang ada di Desa Kutowinangun,” kata Fahmi.

Ia menjelaskan, event pasar malam tersebut akan berlangsung hingga 12 Juli 2026, sementara konsep Pojok UMKM yang diterapkan menggunakan sistem titip barang. Dengan sistem ini, para pelaku UMKM cukup menitipkan produk mereka untuk dipajang dan dijual di stand yang telah disediakan.

“Untuk pojok UMKM ini sistemnya titip barang. Jadi kami menerima produk-produk UMKM dari Desa Kutowinangun dan wilayah sekitarnya,” jelasnya.

Menurut Fahmi, antusiasme pelaku usaha cukup tinggi. Hingga hari pertama pembukaan, tercatat sekitar 50 pelaku UMKM telah mendaftarkan diri dan menitipkan berbagai produk unggulan mereka.

“Yang sudah mendaftar sekitar ada 50 pengusaha UMKM yang sudah menitipkan barangnya ke kami. Mereka titip produk, titip jualan di stand ini. Jadi kami memanfaatkan keramaian dari adanya pasar malam ini agar juga terjadi perputaran ekonomi di masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Tuti Endang Sri Rahayu, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Menurutnya, Pojok UMKM memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka secara lebih luas.

“Alhamdulillah dengan adanya pojok UMKM ini kami sebagai pelaku usaha UMKM sangat merasa difasilitasi. Kita bisa mendisplay apa yang kita buat di sini,” katanya.

Ia menambahkan, sejak dibuka sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, sejumlah produknya sudah mulai laku terjual.

“Alhamdulillah dari tadi sore jam 05.00 sampai sekarang banyak yang terjual di sini. Harapannya mungkin tidak hanya ketika saat ada pasar malam ini saja, tapi bisa lebih sering ada kegiatan seperti ini agar produk-produk UMKM di Kutowinangun bisa terjual dan ada tempat untuk display produk-produk UMKM,” ungkap Tuti.

Keberadaan Pojok UMKM ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal sekaligus memperkuat eksistensi produk-produk unggulan Desa Kutowinangun di tengah masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *