Kebumen, Kilaskebumen.com – Ketua DPD Jawa Tengah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dolfie Othniel Frederic Pailit, mengingatkan para kader berlambang banteng moncong putih yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar mengelolanya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Dolfie saat Roadshow DPD PDI-P Jawa Tengah ke Kantor DPC PDI-P Kabupaten Kebumen, Rabu (4/3/2026) malam. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Sumanto, Utut Adianto, serta Joko Sutopo.

Dolfie menegaskan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P telah menginstruksikan sekaligus memberikan peringatan kepada kader yang terlibat dalam pengelolaan dapur program MBG. Menurutnya, MBG merupakan program sosial yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan dijadikan sebagai proyek untuk mencari keuntungan pribadi.

“MBG itu program, bukan proyek cari untung. Standar kesehatannya harus dipenuhi, standar gizinya harus dipenuhi, dan tidak boleh merugikan penerima manfaat,” ujarnya usai acara.

Ia menekankan, apabila ada kader PDI-P yang menjadi penyelenggara dalam program MBG, maka harus bertanggung jawab memastikan seluruh ketentuan dipatuhi. Jangan sampai, kata dia, program tersebut justru merugikan masyarakat atau mencoreng nama baik partai.

“Beda lho program dan proyek. Program itu kita lebih menekankan bagaimana bisa terselenggara dengan baik dan sukses. Kalau proyek penekanannya mencari keuntungan saja tanpa peduli programnya berjalan seperti apa,” jelasnya.

Dolfie menyebut, DPP partai telah memberikan peringatan keras kepada kader yang menyelenggarakan MBG agar benar-benar memperhatikan standar pelaksanaan, baik dari sisi kesehatan, gizi, maupun tata kelola.

Ia juga memastikan partai tidak akan ragu memberikan sanksi kepada kader yang tidak mengindahkan instruksi tersebut.

“Kalau ada yang tidak mematuhi, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan partai,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *