Kebumen, Kilaskebumen.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memperluas jaringan melalui silaturahmi dengan berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah. Bahkan Provinsi Jawa Tengah ditargetkan menjadi basis kekuatan politik partai yang mereka sebut sebagai “kandang gajah”.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, mengatakan upaya memperkuat basis partai di Jawa Tengah dilakukan dengan menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai tokoh, termasuk di lingkungan pesantren.
Hal itu disampaikan Yogo saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Pondok Pesantren Al-Falah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut ketua umum DPP PSI Kaesang Pangarep bersama ketua harian PSI Ahmad Ali beserta jajaran pengurus wilayah hingga pengurus DPC se Jawa Tengah.
“Di bulan Ramadan kami menjalin silaturahmi dengan semua tokoh-tokoh, salah satunya di Pondok Al-Falah Kebumen ini. Kami menjalin komunikasi dengan para tokoh, termasuk Gus dan tokoh-tokoh yang ada di sini,” kata Yogo.
Menurut Yogo, silaturahmi dengan para tokoh di berbagai daerah menjadi salah satu langkah strategis partai dalam memperluas jaringan politik.
“Semakin banyak kami bersilaturahmi, membuka jaringan, tentu ini semakin mewujudkan Jawa Tengah sebagai kandang gajah akan semakin nyata,” ujarnya.
Yogo bahkan mengklaim bahwa saat ini sudah banyak tokoh yang menyatakan bergabung dengan PSI di Jawa Tengah. Namun, sebagian dari mereka memilih tidak mempublikasikan keputusan tersebut.
“Banyak orang-orang, tokoh-tokoh yang hari ini menyatakan bergabung dengan PSI. Bahkan lebih banyak yang sudah bergabung dan tidak mau ramai-ramai dirilis,” katanya.
Ia menyebut, sejumlah tokoh memang secara khusus meminta agar keterlibatan mereka di PSI tidak diberitakan ke publik untuk sementara waktu.
“Masih banyak tokoh-tokoh yang memang atas kehendak beliau tidak mau diberitakan, misalkan di Jawa Tengah. Tapi kami optimis Jawa Tengah bisa menjadi kandang gajah,” kata Yogo.
Meski demikian, Yogo menegaskan bahwa target menjadikan Jawa Tengah sebagai kandang gajah bukan sekadar slogan politik. Menurutnya, target tersebut harus diwujudkan melalui kerja keras seluruh struktur partai di berbagai tingkatan.
“Ya harus dengan kerja keras. Tentu slogan ini bukan hanya slogan yang diucapkan, tapi perlu kerja keras di bawah. Seluruh struktur harus menyambut slogan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu indikator keberhasilan dari target tersebut adalah meningkatnya jumlah kursi legislatif PSI di Jawa Tengah pada pemilu mendatang.
Melalui rangkaian Safari Ramadan dan pertemuan dengan berbagai tokoh di daerah, PSI berharap dapat memperluas dukungan masyarakat sekaligus memperkuat posisi partai di Jawa Tengah.
“Kita bekerja keras untuk mewujudkan kandang gajah. Salah satu indikatornya nanti kursi-kursinya harus berlipat ganda dari yang ada sekarang,” lanjutnya.
