Kebumen, Kilaskebumen.com – Dalam rangka mensosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Poncowarno menggelar berbagai kegiatan bersama siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Poncowarno dan sekitarnya, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti ratusan siswa SD. Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan sulap, dongeng edukatif bersama Kak Slam dan Jon Silombo, serta pembagian berbagai doorprize yang disambut antusias para peserta.
Kepala SMP Negeri 1 Poncowarno, Eko Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempermudah masyarakat dalam memahami proses pendaftaran siswa baru tahun ajaran mendatang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mensosialisasikan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 agar semakin dikenal masyarakat. Harapannya proses pendaftaran nanti semakin mudah dan sederhana, sehingga siswa cukup datang ke sekolah dan dapat terlayani dengan lancar,” kata Eko Wahyudi.
Eko menjelaskan, pada SPMB tahun ini SMP Negeri 1 Poncowarno membuka 8 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 32 siswa. Dengan demikian total kuota yang tersedia mencapai 256 siswa.
“Pendaftaran akan berlangsung pada 23 hingga 25 Juni 2026. Mudah-mudahan seluruh tahapan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis apa pun,” katanya.
Terkait mekanisme penerimaan murid baru, Eko menuturkan pihaknya mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen. Jalur penerimaan meliputi jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Menurutnya, terdapat pembaruan dalam sistem seleksi tahun ini, yakni penggunaan perbandingan antara nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan jarak domisili calon siswa sebagai salah satu dasar pertimbangan penerimaan.
“Ini merupakan pembaruan dalam SPMB. Nilai Tes Kemampuan Akademik tahun ini menjadi salah satu pertimbangan tersendiri dalam proses seleksi,” jelasnya.
Selain itu, untuk jalur afirmasi juga digunakan acuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Prioritas diberikan kepada calon peserta didik dari keluarga dengan kategori Desil 1, 2, dan 3, sementara selebihnya akan disesuaikan dengan ketersediaan kuota yang ada.
“Kami berharap seluruh kuota yang tersedia dapat terpenuhi sehingga SMP Negeri 1 Poncowarno bisa melayani secara optimal dengan total 8 kelas atau 256 siswa,” tambahnya.
Tidak hanya menjadi ajang sosialisasi SPMB, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 SMP Negeri 1 Poncowarno. Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
Berbagai agenda telah disiapkan untuk memeriahkan HUT sekolah, di antaranya lomba olahraga seperti futsal dan sepak bola mini. Selain itu, akan digelar pengajian akbar bersama Ning Umi Laila serta kegiatan khatmil Quran.
Eko berharap SMP Negeri 1 Poncowarno terus berkembang sesuai visi dan misinya sebagai sekolah yang unggul dalam iman dan takwa, berprestasi, serta mampu mempertahankan predikat sebagai sekolah Adiwiyata Nasional dan sekolah literasi.
“Harapan kami, melalui visi dan misi yang telah ditetapkan, SMP Negeri 1 Poncowarno dapat terus menjadi sekolah berbasis imtaq, berprestasi, serta menjadi sekolah Adiwiyata Nasional dan sekolah literasi yang membanggakan,” pungkasnya.
