KEBUMEN, Kilaskebumen.com – Tingginya angka perceraian dan tantangan pola asuh anak di era modern mendorong lahirnya Yayasan Bina Cinta Keluarga (BeCiK) di Kabupaten Kebumen. Lembaga yang mengusung konsep family development center itu resmi dibuka pada Sabtu (18/7/2026) di Jalan Puring–Gombong Km 9, Desa Kalipurwo, Kecamatan Kuwarasan.
Kehadiran Yayasan BeCiK diharapkan menjadi pusat penguatan pendidikan keluarga melalui penanaman nilai moral, cinta, dan karakter Islami sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas.
Pendiri Yayasan BeCiK, Prof. Dr. Azam Syukur R., mengatakan lembaga tersebut lahir sebagai respons atas berbagai persoalan keluarga yang semakin kompleks, mulai dari tingginya angka perceraian hingga tantangan mendidik anak di tengah perkembangan zaman.
“Ini adalah family development center. Kami ingin membantu keluarga mencerdaskan anak tidak hanya secara fisik, tetapi juga jiwa dan aqliyah-nya. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah maupun lembaga pendidikan untuk menciptakan keluarga yang sehat dan tangguh,” ujar Prof. Azam dalam sambutannya.
Menurutnya, BeCiK memiliki visi jangka panjang untuk mewujudkan keluarga yang berkelanjutan melalui tiga program utama, yakni Rumah Parenting Indonesia (RPI), Rumah Guru Indonesia (RGI), dan Rumah Samawa Indonesia (RSI).
Tidak hanya itu, dalam lima tahun ke depan yayasan tersebut menargetkan pembangunan gedung mandiri yang akan menjadi pusat pengembangan keluarga berskala nasional dengan Kebumen sebagai pusat kegiatannya.
Dukungan terhadap berdirinya Yayasan BeCiK datang dari berbagai kalangan. Perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kuwarasan, Faiz Riyadi, menilai kehadiran lembaga tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini. Berdasarkan data yang ada, angka perceraian di Kabupaten Kebumen masih berada di atas 3.000 kasus setiap tahunnya.
“Kami sangat mendukung kehadiran Yayasan BeCiK. Semoga program-program yang dijalankan, terutama terkait pendidikan pranikah dan ketahanan rumah tangga, dapat meminimalisir angka perceraian dan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” kata Faiz.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Pondok Pesantren Al Kamal (Yayasan Nurul Ihsan), Bambang Soetadji. Ia mengapresiasi langkah Yayasan BeCiK yang dinilai menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan institusi keluarga.
Peresmian Yayasan BeCiK ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan tumpeng oleh pendiri yayasan. Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam Kuwarasan, Badan Kesbangpol Kabupaten Kebumen, pengurus PCM, PCNU, Pemerintah Desa Kalipurwo dan Tambaksari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pondok Pesantren Al Kamal.
Melalui berbagai program berbasis riset, literasi, dan dakwah keluarga yang inklusif, Yayasan BeCiK diharapkan mampu menjadi solusi dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kebumen.
