Kebumen, Kilaskebumen.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan daerah, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai pilar demokrasi. Sikap itu ditegaskan dalam audiensi bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Rumah Berdaya, kompleks Pendopo Kabumian, Senin (22/6/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Dalam pertemuan itu, PWI juga menyampaikan agenda penting terkait rencana konferensi pemilihan kepengurusan baru.
Ketua PWI Kebumen, Supriyanto, mengatakan masa kepemimpinannya telah berakhir dan organisasi akan segera menggelar konferensi untuk memilih ketua serta pengurus baru.
“Kami punya agenda besar untuk melaksanakan konferensi sekaligus pemilihan pengurus PWI yang baru, seiring dengan selesainya periode kepemimpinan saya,” ujar Supriyanto yang akrab disapa Ondo.
Dalam kesempatan itu, Ondo menegaskan bahwa PWI, sebagai organisasi pers tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1946, akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, hubungan kemitraan yang terjalin selama ini harus tetap berjalan secara konstruktif.
“Fungsi kontrol sosial sebagai media tetap ada, namun kami juga siap mendukung dan menjadi jembatan informasi untuk mensosialisasikan program-program pemerintah demi kemajuan daerah,” tegasnya.
Selain membahas agenda organisasi, PWI juga menyampaikan perkembangan sekretariat yang sempat beberapa kali berpindah lokasi. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, PWI Kebumen kini mendapat alokasi untuk menempati bekas kantor KONI Kebumen.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut baik audiensi tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran jajaran wartawan dari berbagai platform media, mulai dari cetak, online, televisi, hingga radio yang tergabung dalam PWI.
“Terima kasih atas silaturahminya. Semoga melalui pertemuan ini terjalin hubungan yang semakin baik agar Kebumen tetap kondusif, nyaman, dan aman,” kata Lilis.
Terkait dinamika kritik yang kerap muncul dalam pemerintahan, Lilis menilai hal itu sebagai bagian yang wajar dalam demokrasi. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
“Kalau ada kritikan tajam, bagi saya yang penting adalah terus berupaya bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat. Menjadi pemimpin memang tidak bisa memuaskan semua pihak,” ujarnya.
Suasana audiensi berlangsung santai dan penuh keakraban. Selain membahas hubungan pers dan pemerintah, dialog juga menyinggung dinamika demonstrasi yang terjadi belakangan serta pengalaman awal masa jabatan Bupati.
Di penghujung pertemuan, Lilis menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun Kebumen. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan media.
“Kebumen tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, tetapi butuh kolaborasi semua pihak, salah satunya masyarakat dan pers, demi mewujudkan Kebumen yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.
